Berani Jujur, HEBAT!!!

Hukum Pidana Lanjutan

Silabus:

  1. Ruang lingkup berlakunya Hukum Pidana.
  2. Tindak Pidana.
  3. Hubungan sebab akibat (causaliteit, causalitat).
  4. Sifat melawan hukum (rechtswdrig, unrecht, wederrechtelijk, onrechmatig).
  5. Kesalahan dan pertanggungjawaban pidana.
  6. Kesengajaan (dolus, intent, opzet, vorsatz).
  7. Kealpaan (culpa).
  8. Kesalahan dalam delik pelanggaran.
  9. Pidana dan pemidanaan (hukum penitensier).
  10. Percobaan (poging, attempt).
  11. Penyertaan.
  12. Penggabungan tindak pidana (samenloop / concursus).
  13. Alasan / dasar penghapus pidana (straffuitsluitingsgrond, grounds of impiunity.)
  14. Gugurnya kewenangan menuntut dan menjalankan pidana.

Untuk Download Materi Click: Handout Hukum Pidana Lanjutan Part 1-3

HANDOUT HUKUM PIDANA LANJUTAN PART 3-8

9 responses

  1. Arman kelas 3 a, Ekstensi HUKUM UG

    Hukum Pidana mempunyai ruang lingkup yaitu apa yang disebut dengan peristiwa pidana atau delik ataupun tindak pidana. Menurut Simons peristiwa pidana ialah perbuatan salah dan melawan hukum yang diancam pidana dan dilakukan seseorang yang mampu bertanggung jawab. Jadi unsur-unsur peristiw pidana, yaitu :
    • Sikap tindak atau perikelakuan manusia;
    • Masuk lingkup laku perumusan kaedah hukum pidana (pasal 1 ayat I KUHP) yang berbunyi: “Tiada suatu perbuatan dapat dipidana, melainkan atas kekuatan ketentuan pidana dalalTi perundang undangan yang telah ada sebelum perbuatan itu dilakukan
    • Melanggar hukum, kecuali bila ada dasar pembenaran
    • Didasarkan pada kesalahan, kecuali bila ada dasar penghapusan kesalahan.

    RUANG LINGKUP BERLAKUNYA HUKUM PIDANA

    Hukum Pidana disusun dan dibentuk dengan maksud untuk diberlakukan dalam masyarakat agar dapat dipertahankan segala kepentingan hukum yang dilindungi dan terjaminnya kedamaian dan ketertiban.

    Dalam hal diberlakukannya hukum pidana ini, dibatasi oleh hal yang sangat penting, yaitu :

    1. Batas waktu (diatur dlm buku pertama, Bab I pasal 1 KUHP)
    2. Batas tempat dan orang (diatur dlm buku Pertama Bab I Pasal 2 – 9 KUHP)

    15 November 2010 pukul 19:29

  2. AISYA DUKA

    ada tes

    2 Februari 2011 pukul 19:28

  3. AISYA DUKA

    TUGAS PERTAMA
    Asas Legalitas
    Tidak ada suatu perbuatan dapat dipidana kecuali atas kekuatan aturan pidana dalam Perturan Perundang-Undangan yang telah ada sebelum perbuatan itu dilakukan (Pasal 1 Ayat (1) KUHP). Jika sesudah perbuatan dilakukan ada perubahan dalam Peraturan Perundang-Undangan, maka yang dipakai adalah aturan yang paling ringan sanksinya bagi terdakwa (Pasal 1 Ayat (2) KUHP) Dan Asas Tiada Pidana Tanpa Kesalahan, Untuk menjatuhkan pidana kepada orang yang telah melakukan tindak pidana, harus dilakukan bilamana ada unsur kesalahan pada diri orang tersebut.
    Asas Teritorial
    a. Dasar Ketentuan: Pasal 2 KUHP “ aturan pidana dalam undang-undang Indonesia berlaku bagi setiap orang yang melakukan suatu tindak pidana di wilayah Indonesia”.
    b. Setiap Orang:
    1) WNI, 2) WNA
    c. Wilayah Indonesia:
    1) Darat; 2) Laut; 3) Udara; 4) kapal laut Indonesia; 5) kapal udara Indonesia.
    Asas Personalitas
    (Nasional Aktif)
    a. Pengertian : Pasal 5 KUHP “ aturan hukum pidana Indonesia berlaku bagi setiap warga negara Indonesia yang melakukan tindak pidana di luar negeri”.
    b. Tindak pidana tersebut: keamanan negara; martabat presiden; penghasutan, bigami dan perampokan; dan t.p. sebagai kejahatan, yang di negara asing diancam pidana.
    c. Setiap WNI, yang melakukan TP tersebut, di luar negeri, maka berlaku KUHP Indonesia.
    d. Tidak boleh dijatuhi pidana mati, jika di negara asing tidak diancam pidana mati.
    (Nasional Aktif) dalam RUU KUHP Sama dengan di atas, hanya ada ketentuan:
    “Ketentuan asas personalitas ini tidak berlaku untuk tindak pidana yang hanya diancam dengan denda kategori I dan kategori II” Denda kategori I mak Rp 1.500.000,- denda kategori II mak Rp 7.500.000,-
    Asas Perlindungan (asas nasional pasif)
    Pasal 4 KUHP” secara singkat: “hukum pidana Indonesia berlaku bagi siapa saja, yang menyerang kepentingan umum (Indonesia), baik yang dilakukan oleh WNI, maupun WNA, di luar negeri.
    a. Tindak pidana yang menyerang kepentingan Indonsia: kejahatan keamanan negara; martabat presiden; kejahatan materai / merk/mata uang; surat2 berharga; surat hutang dll.
    Asas Universal
    a. Hukum pidana Indonesia berlaku:
    1) siapa saja
    2) di dalam dan di luar negeri;
    3) melakukan tindak pidana yang menyangkut kepentingan internasional. misal: pemalsuan uang, narkotika. pembajakan kapal
    b. Asas Universal berhubungan dengan asas penyelenggaraan hukum dunia atau ketertiban dunia.

    2 Februari 2011 pukul 20:06

  4. AISYA DUKA

    TUGAS KEDUA
    SOAL JAWAB
    1. APA YANG DIMAKSUD DENGAN ASAS LEGALITAS
    Jawab :
    Asas Legalitas adalah Tidak ada suatu perbuatan dapat dipidana kecuali atas kekuatan aturan pidana dalam Perturan Perundang-Undangan yang telah ada sebelum perbuatan itu dilakukan (Pasal 1 Ayat (1) KUHP). Jika sesudah perbuatan dilakukan ada perubahan dalam Peraturan Perundang-Undangan, maka yang dipakai adalah aturan yang paling ringan sanksinya bagi terdakwa (Pasal 1 Ayat (2) KUHP) Dan Asas Tiada Pidana Tanpa Kesalahan, Untuk menjatuhkan pidana kepada orang yang telah melakukan tindak pidana, harus dilakukan bilamana ada unsur kesalahan pada diri orang tersebut.
    2. MENGAPA ASAS LEGALITAS TERSEBUT JUGA SEBAGAI PAKSAAN PSIKOLOGIS ?
    Jawab :
    Karena yang namanya asas legalitas pasti bersifat memaksa karena jelas regulasi yang mengaturnya.
    3. NULLUM POENA SINE CRIMINE
    Jawab :
    tidak ada delik tanpa ketentuan atau peraturan suatu perbuatan yang dilarang atau yang mengabulkan sesuatu yang diharuskan dan diancam pidana, harus diatur terlebih dahulu dalam UU.
    4. MENGAPA DALAM SUATU SISTEM PERADILAN PIDANA TIDAK DIBENARKAN MENGGUNAKAN ANALOGI SEBAGAIMANA YANG DIATUR DALAM ASAS LEGALITAS ?
    Jawab :
    Karena bertentangan dengan asas legalitas pasal 1 ayat 1 KUHP

    5. RUANG BERLAKUNYA HUKUM PIDANA MENURUT TEMPAT TERDIRI ATAS ASAS
    Jawab :
    Asas Teritorial
    a. Dasar Ketentuan: Pasal 2 KUHP “ aturan pidana dalam undang-undang Indonesia berlaku bagi setiap orang yang melakukan suatu tindak pidana di wilayah Indonesia”.
    c. Setiap Orang:
    1) WNI, 2) WNA
    d. Wilayah Indonesia:
    1) Darat; 2) Laut; 3) Udara; 4) kapal laut Indonesia; 5) kapal udara Indonesia.
    Asas Personalitas
    Pengertian : Pasal 5 KUHP “ aturan hukum pidana Indonesia berlaku bagi setiap warga negara Indonesia yang melakukan tindak pidana di luar negeri”.
    a. Tindak pidana tersebut: keamanan negara; martabat presiden; penghasutan, bigami dan perampokan; dan t.p. sebagai kejahatan, yang di negara asing diancam pidana.
    b. Setiap WNI, yang melakukan TP tersebut, di luar negeri, maka berlaku KUHP Indonesia.
    c. Tidak boleh dijatuhi pidana mati, jika di negara asing tidak diancam pidana mati.
    Asas Perlindungan
    Pasal 4 KUHP” secara singkat: “hukum pidana Indonesia berlaku bagi siapa saja, yang menyerang kepentingan umum (Indonesia), baik yang dilakukan oleh WNI, maupun WNA, di luar negeri.
    Tindak pidana yang menyerang kepentingan Indonsia: kejahatan keamanan negara; martabat presiden; kejahatan materai / merk/mata uang; surat2 berharga; surat hutang dll.
    Asas Universal
    a. Hukum pidana Indonesia berlaku:
    1) siapa saja
    2) di dalam dan di luar negeri;
    3) melakukan tindak pidana yang menyangkut kepentingan internasional. misal: pemalsuan uang, narkotika. pembajakan kapal
    b. Asas Universal berhubungan dengan asas penyelenggaraan hukum dunia atau ketertiban dunia.

    2 Februari 2011 pukul 20:35

  5. tesalonika

    apakah orang yang melakukan suatu tindak pidana harus dipidana?

    5 Maret 2011 pukul 18:27

  6. feronika suhadak

    jelaskan ruang lingkup KUHP?

    27 Oktober 2011 pukul 21:23

  7. Ida Bagus Rahadi

    apa rasio dari ajaran penyertaan?
    Jelaskan syarat-syarat sebgai pelaku dalam pasal 55 KUHP
    Apa nperbedaan Uitloking dan Doenplegen
    Persamaan dan perbedaan medeplichtige dengan uitloking

    9 November 2011 pukul 22:03

  8. yusriantokadir

    Ida bagus:
    Materinya dibaca dulu dengan seksama.

    19 Desember 2011 pukul 23:25

  9. yusriantokadir

    Feronika:
    Nnt sy posting materi kuliah delik-delik dalam KUHP.

    19 Desember 2011 pukul 23:27

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.